Tue. May 26th, 2020

BERLANGSUNG ALOT, MUSJUR BAHASA DAN SASTRA INDONESIA HARUS DITUNDA


Makassar, Estetika
– Musyawarah Jurusan (Musjur) Bahasa dan Sastra Indonesia (BSI), Fakultas Bahasa dan Sastra (FBS), Universitas Negeri Makassar (UNM), yang dilaksanakan di Gedung DG FBS UNM, Parangtambung, ditunda hingga batas waktu yang belum ditentukan, Senin (23/1).

Alasan penundaan ini dilakukan karena salah satu Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) yang ada di Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia (JBSI), memutuskan untuk menarik diri dari Musjur. Hal ini disampaikan oleh Muhammad Fadel, ketua panitia Musjur BSI.

“Salah satu HMPS memutuskan untuk WO ( Walk Out),” ungkapnya.

Sampai berita ini diterbitkan, pihak panitia dan Badan Pengawas (BP) Musjur BSI, masih mengkordinasikan persoalan ini.

“Harapan saya agar Musjur bisa diselesaikan dengan terkordinasi, dan untuk calon pengurus Dewan Mahasiswa (Dema) kedepannya agar bisa lebih harmonis dalam menjalankan roda kepengurusan,” imbuh Muhammad Fadel.

Rostan Yuniardi, selaku koordinator acara menyebutkan, Musjur sebagai wadah bagi Masyarakat JBSI untuk menyalurkan aspirasi, pemikiran dan berbagai Hal hal untuk membangun Jurusan bahasa dan Sastra indonesia agar lebih berkualitas lagi.

Selain itu, Ia pun berharap, melalui Musjur yang nantinya akan membentuk Dewan Mahasiswa (Dema) JBSI FBS UNM sebagai lembaga tertinggi tingkat jurusan ini, akan berlangsung dengan antusias dari berbagai Prodi di JBSI.

“Semoga apa yg dirumuskan dalam musjur dapat Membangun Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia agar lebih baik lagi,” tutup mahasiswa angkatan 2015 ini.

Reporter : Syahrul Gunawan

Leave a Reply

Skip to toolbar