Estetika, Makassar – Biro Kegiatan Mahasiswa Jurusan (BKMJ) Bengkel Sastra (Bestra) Fakultas Bahasa dan Sastra (FBS) Universitas Negeri Makassar (UNM) yang tergabung dalam Pujangga Art Studio melaksanakan sharing karya menuju Antologi Puisi 16 Mata Rindu pada Rabu (30/8) di Panggung Dg. Pamatte.

Kegiatan ini menghadirkan seluruh penulis 16 Mata Rindu, diantaranya Once Loliboli, Maulidina, Dewi Jafar, Nurfadilla Amal, Hatija, Marina, dan Bahar Lawalangi. Antologi 16 Mata Rindu dirancang sejak tahun 2016 lalu. Pada sharing pertama ini, Once Loliboli salah satu penulis antologi membincangkan proses kreatifnya dalam menulis puisi.

Dalam proses kreatifnya, Once mengaku terinspirasi dari dua seniornya di Bestra, Abidin Wakur dan Irfan Palippui yang dalam sela-sela perbincangannya selalu memberi tantangan.

“Kau jauh-jauh dari Flores, jadi kau harus banyak berkarya di sini,” kata Once menirukan petuah seniornya.

Once Loliboli membaca puisi pada kegiatan sharing karya antologi puisi 16 Mata Rindu, Rabu (30/8). Foto: Ipin/estetikapers.

Ia pun menambahkan proses kreatifnya baru ia mulai semenjak masuk di bangku perkuliahan. Dalam puisinya, ia pun mencoba memberi gambaran tentang dirinya.

“Puisi saya yang berjudul “Yang Hitam Bercerita” adalah puisi yang berkisah tentang ceriminan diri saya sendiri,” tambahnya.

Anas, salah seorang peserta sharing mengaku mendapat tambahan ilmu setelah mengikuti kegiatan sharing Bestra.

“Kegiatan yang sangat berkesan. Pengetahuan saya mengenai puisi jadi bertambah. Ada minat juga menulis puisi setelah mengetahui proses kreatif penulis,” ungkap lelaki kelahiran Soppeng ini.

 

Reporter: Redaksi Estetika

Estetika Tim