Fri. Sep 18th, 2020

ASLAN ABIDIN NILAI PEMENTASAN TEATER TAK MELULU MUSTI TERIKAT NASKAH

Makassar, Estetika – Biro Kegiatan Mahasiswa Jurusan (BKMJ) LenterA Fakultas Bahasa dan Sastra (FBS) Universitas Negeri Makassar (UNM) mengikuti sesi sharing karya setelah melakukan pementasan dalam Festival Teater Mahasiswa Indonesia (FTMI) XIII Bengkel Sastra (Bestra) di Panggung Ekspresi, Auditorium Amanagappa, Minggu (26/11).

Sharing karya merupakan sesi pemaparan prespektif naskah yang ditujukan mengevaluasi setiap pementasan yang telah ditampilkan oleh setiap peserta. LenterA sendiri menampilkan naskah Kereta Kencana karya Eugene Ionesco yang diterjemahkan oleh W.S Rendra.

Suasana sesi sharing karya pementasan naskah Kereta Kencana, Minggu (26/11). Foto: Lestari/estetikapers.

Andi Siti Nur Amalia, sutradara pementasan, memaparkan bahwa naskah Kereta Kencana merupakan suatu proses pengembaraan sang tokoh utama semasa mereka hidup seratus tahun.

“Jadi mungkin teman-teman bingung, ada dimana scene yang orang tua (baca: tokoh utama) ini berbicara dengan seseorang tetapi tidak ada aktornya. Hal itu merupakan perumpamaan proses dan keinginan-keinginannya selama ia hidup,” ujar mahasiswa berkacamata tersebut.

Baca Juga: Aktris Terperosot Saat Mentas Teater

Dosen Sastra Indonesia, Aslan Abidin ketika memberikan pendapat terhadap karya Kereta Kencana, Minggu (26/11). Foto: Lestari/estetikapers.

Aslan Abidin, selaku dosen Sastra Indonesia yang diundang sebagai penonton kreatif FTMI XIII berkesempatan memberikan pendapat terhadap karya Kereta Kencana garapan BKMJ Lentera. Aslan mengatakan bahwa pementasan teater tidak mesti berpatok pada naskah.

“Saya kira perlunya untuk tidak selalu terikat pada naskah, tetapi sutradara menafsir naskah sedemikian rupa sehingga naskah itu juga dapat menceritakan diri sendiri, zaman sendiri”, ujarnya.

Lebih lanjut, “jadi direkreasi sehingga ada hal-hal lain yang kita dapat karena naskah yang lama sudah kita ketahui alurnya. Justru yang membuat menarik yaitu adanya hal-hal baru yang dihadirkan,” tambah lelaki kelahiran Soppeng ini.

Reporter :Tirta Ningtyas & Era Basriana

Leave a Reply

Skip to toolbar