Wed. Sep 23rd, 2020

APRESIASI TEATER: LENTERA TAMPILKAN NASKAH KERETA KENCANA

Makassar, Estetika – LenterA Bahasa Inggris Fakultas Bahasa dan Sastra (FBS) Universitas Negeri Makassar (UNM) sukses menampilkan naskah Kereta Kencana karya Eugene Ionesco pada Festival Teater Mahasiswa Indonesia XIII Bengkel Sastra (FTMI XIII BESTRA) di Auditorium Amanagappa, Minggu (26/11).

Naskah tersebut menceritakan tentang sepasang suami istri yang telah hidup seratus tahun lamanya. Mereka telah melewati banyak fase didalam kehidupan mereka. Pada suatu titik, mereka akhirnya jenuh dalam menduga-duga kapan akhir waktu mereka akan tiba.

Penampilan LenterA ” pada Festival Teater Mahasiswa Indonesia XiII di auditorium Amanagappa, Minggu (26/11). Foto: Naya/estetikapers.

Salah seorang penonton, Arfan, dalam sesi sharing karya mengungkapkan apresiasinya terhadap pementasan yang ditampilkan oleh LenterA, meskipun ia juga sempat kebingungan mengenai akhir cerita naskah tersebut.

“Terima kasih untuk teman-teman LenterA yang sudah menampilkan totalitasnya secara full yah, namun menurut subjektivitas saya sendiri, saya benar-benar terganggu karena sesuatu dan lain hal”, ungkapnya.

“Naskah ini membawa kita ke dalam lingkup absurd yang artinya sangat tidak realistis. Namun, saya melihat kawan-kawan LenterA menggarapnya dengan setengah absurd dan setengah realistis. Saya berpikir, kenapa naskah ini tidak digarap secara bebas”, lanjutnya.

Bahar Merdhu saat mengapresiasi naskah Kereta Kencana pada sesi sharing karya, Sabtu (26/11). Foto: Naya/estetikapers.

Namun, pendiri dan pengelola kelompok teater Petta Upang, Bahar Merdhu berpendapat bahwa hidup tak selamanya dilihat dari sisi absurd dan realistisnya.

“Saya dari kemarin sangat terganggu dengan kata absurd ini. Tidak selamanya kita melihat suatu yang absurd sesuai dengan asumsi kita. Absurd bisa terjadi dimana saja tergantung bagaimana kita mengasumsikannya”, ungkap pria bertopi ini.

“Saya kira peran yang sudah dilakoni sudah luar biasa karena naskah ini cukuplah sulit dibutuhkan aktor yang benar-benar aktor”, tutupnya.

Reporter: Era Basriana & Tirta Ningtyas

Leave a Reply

Skip to toolbar