Tue. May 26th, 2020

UNTUK KETIGA KALIANYA, ERWAN DAN FAUZIAH PERANKAN TOKOH UTAMA TEATER GARAPAN BESTRA FBS UNM

Pementasan teater Bengkel Sastra FBS UNM di Festamasio VIII (5/4)

Gunung Sari, Estetika – Pementasan teater Bengkel Sastra (Bestra) Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia (JBSI) Fakultas Bahasa dan Sastra (FBS) Universitas Negeri Makassar (UNM) pada Festival Teater Mahasiswa Nasional (Festamasio) VIII yang digelar pada Rabu (5/4) di Gedung Amanagappa, Gunung Sari, Makassar berlangsung meriah.

Dalam Festamasio VIII ini, Bestra mementaskan naskah drama berjudul “Diorama” yang mengangkat kisah tentang miniatur kehidupan. Pemeran utama di cerita ini adalah Erwan dan Fauziyah (Uci), mahasiswa Sastra Indonesia angkatan 2014.

Keduanya kerap kali tampil sebagai pasangan dalam pementasan teater. Pementasan naskah drama Diorama, merupakan kali ketiga Erwan dan Uci berperan sebagai pasangan tokoh utama dalam pertunjukan teater yang digarap Bestra.

Sukirman, Pimpinan Produksi Diorama membenarkan hal tersebut.

“Iya, Erwan dan Uci sudah tiga kali kami pasangkan. Pertama di Festamasio tahun lalu, terus di Pentas tahunan Bestra, sama yang sekarang ini, Festamasio VIII,” ujar lelaki yang sering disapa Uki ini.

Baca Juga: Jatuh Bangun Bestra FBS UNM Menuju Festamasio VIII

Di tempat yang sama, Sutradara Diorama, Amir Tang, mengakui, chemistry keduanya sangat kuat untuk peran utama ini. Selain itu, sepak terjang keduanya dalam seni teater sudah diakui.

“Semuanya kan melalui proses casting. Erwan dan Uci dari perjalanan karirnya ini punya kualitas dan bisa diandalkan,” ujarnya

Ia pun meambahkan, Erwan dan Uci merupakan sosok yang paling tepat untuk mengisi pemeran utama Dio dan Rama.

“Terus pada saat casting juga untuk mengeksekusi peran Dio dan Rama itu sangat pas,” pungkasnya diiringi senyum.

Reporter : Tirta Ningtyas Alifia & Naelul Islamiaty Nur

Fotografer : Irma Rahmayani

Leave a Reply

Skip to toolbar