Parangtambung, Estetika – Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Sastra Indonesia (Sasindo) Fakultas Bahasa dan Sastra (FBS) Universitas Negeri Makassar (UNM) mengadakan Dimensi Pena dengan mengangkat materi tentang essay di ruangan DH 103 FBS UNM, Selasa (3/12).

Suasana saat pemberian materi essay di DH 103 FBS UNM, Selasa (03/12). Foto: Andi Reski Ramadhani/Estetikapers.

Kegiatan yang dihadiri oleh beberapa pengurus HMPS Sasindo, mahasiswa Sasindo angkatan 2019, 2018 dan 2017 ini menghadirkan Tirta Ningtyas selaku pemateri.

Pemateri, Tirta Ningtyas, menjelaskan bahwa essay adalah tulisan yang membahas tentang suatu masalah dan sudut pandang sebagai perspektifnya.

Essay adalah tulisan yang membahas suatu masalah menggunakan sudut pandang sebagai perspektifnya. Yang harus di cari terlebih dahulu adalah masalah, adapun yang ada di essay itu ada gagasan, teori dan peristiwa. Masalahnya dapat kita tuangkan di essay diambil dari lingkungan sekitar. Rumusan masalahnya bisa tentang sosial, politik, budaya dan lainnya,” jelas mahasiswa angkatan 2016 tersebut.

Lebih lanjut, ia juga menuturkan bahwa dalam membuat essay apabila sudah menemukan masalahnya kemudian barulah di tentukan sudut pandangnya.

“Setelah mendapatkan masalahnya barulah kita menentukan sudut pandangnya. Contohnya kasus pelecehan seksual teman teman yang harus meluruskan melalui konteks essay yang dibuat. Dan mengajukan apa ketidak setujuan dari konsep negatif dari pelecehan seksual. Essay harus diperkuat dengan menggunakan data-data yang mendukung,” tutur mahasiswa asal Takalar tersebut.

Di sisi lain, salah seorang peserta, Karmi, mengharapkan bahwa semoga kedepannya dia lebih mudah untuk menyampaikan pandangannya terhadap suatu hal melalui essay.

“Dengan pemaparan yang dibawakan oleh kak Tirta saya dapat memahami 80% dari apa yang disampaikan dengan harapan semoga kedepannya saya lebih mudah untuk menyampaikan pandangan saya terhadap suatu hal melalui essay. Dan juga semoga melalui essay apa yang kemudian ingin saya sampaikan, dapat diterima dengan baik oleh pembaca,” harapnya.

Reporter: Andi Reski Ramadhani

Tim Estetika